Cara Membersihkan Mesin Cuci

Kotoran yang menumpuk hasil dari proses pencucian pakaian, apabila tidak dibersihkan secara rutin, akan menambah beban kerja mesin dan akhirnya membuat hasil cucian tidak bersih. Selain itu, di dalam mesin cuci sudah pasti akan menumpuk deposit air kotor hasil cucian, bahan kimia, mineral, serta sabun atau detergen yang terakumulasi setiap harinya.

Supaya tetap awet dan maksimal umur pakainya, mesin cuci perlu dirawat dengan tepat. Tetapi, apakah tidak diperlukan petugas khusus atau tenaga ahli untuk membersihkan/merawat mesin cuci? Tidak selalu. Perawatan harian yang ringan bisa Anda lakukan sendiri. Berikut beberapa hal yang dianjurkan untuk merawat mesin cuci Anda agar kualitasnya tetap terjaga.

MEMBERSIHKAN KABINET, KARET PINTU, DAN PINTU MESIN CUCI
Bersihkan kabinet mesin cuci secara berkala menggunakan kain lembut yang telah dibasahi, lalu keringkan dengan kain yang halus. Jangan lupa membersihkan bagian karet pintu dan pintu mesin cuci setiap kali selesai mencuci dengan kain yang lembut. Untuk mencegah bau tak sedap pada mesin cuci biarkan pintu mesin cuci sedikit terbuka agar udara bersikulasi di dalam tabung. Cara ini sekaligus membantu mencegah pertumbuhan bakteri di dalam tabung.

MEMBERSIHKAN LACI DETERGEN SECARA BERKALA
Untuk membersihkan laci dari sisa-sisa bubuk detergen, keluarkan laci dari tempatnya. Caranya, tekan pengaitnya lalu tarik laci secara bersamaan dari tempatnya. Tariklah dengan kuat supaya laci bisa melewati stopper. Selanjutnya, bersihkan laci di bawah keran yang mengalir, lalu lap menggunakan kain kering.
Lanjutkan membaca Cara Membersihkan Mesin Cuci

Penyebab Dan Cara Mengatasi Mesin Cuci Tidak Berputar

Mesin cuci tidak mau berputar merupakan salah satu masalah umum yang sering dijumpai pada saat mencuci dengan menggunakan mesin cuci. Masalah ini sering muncul pada mesin cuci 1 tabung maupun 2 tabung. Ada banyak penyebab masalah mesin cuci tidak berputar ataupun putarannya lemah. Salah satu penyebab yang sering terjadi ketika mesin cuci tidak berputar adalah beban dalam mesin cuci terlalu banyak atau melebihi kapasitas maksimum mesin cuci. Jika mesin cuci tidak berputar karena hal ini, maka segera kurangi pakaian yang akan dicuci dengan menggunakan mesin cuci.

Namin jika anda, sudah mengurangi pakaian yang akan dicuci dan mesin cuci tetap tidak mau berputar, berarti ada masalah lain pada mesin cuci anda. Masalah mesin cuci tidak berputar bisa terjadi karena banyak hal. Nah, berikut akan dijelaskan apa saja penyebab dan cara memperbaiki mesin cuci yang tidak bisa berputar atau putarannya lemah :
1. Karet Vanbelt Longgar
Sala satu penyebab mesin cuci tidak mau berputar atau putaran dari mesin cuci lemah tidak seperti biasanya adalah karet vanbelt longgar. Anda bisa cek langsung karet vanbelt pada bagian mesin, jika memang longgar lakukanlah penyetelan ulang dengan cara menggeser dinamo. Namun jika vanbelt sudah terlalu longgar sebaiknya ganti saja dengan yang baru. Anda bisa mendapatkan vanbelt ini dengan harga yang cukup terjangkau. Namun perlu anda ingat, jangan terlalu menyetel vanbelt terlalu kencang. Hal ini dikarenakan vanbelt yang terlalu kencang bisa merusak gearbox.
Lanjutkan membaca Penyebab Dan Cara Mengatasi Mesin Cuci Tidak Berputar

Cara Kerja Timer Mesin Cuci

Pada pembahasan kita kali ini, saya akan membahas mengenai sebuah alat listrik yang berfungsi menghubung dan memutuskan arus listrik sesuai waktu Yaitu Timer. Pada umumnya, sebuah timer hanya mampu mengatur satu waktu dan merubahnya satu gerakan dalam satu waktu tersebut. Misalnya pada Timer Delay Relay (TDR), serta Timer lainnya. Berbeda dengan itu, Timer pada mesin cuci dapat bekerja  terus menerus mengalihkan antara dua kontak hubung dalam frekuensi waktu tertentu. Selain dari pada itu, Timer pada mesin cuci tepatnya wash Timer bisa berhenti bekerja bila Rotary pembuangan air diputarkan.

Yang menjadi pertanyaan, bagaimana bisa seperti itu?
Yang jelas, ketika anda telah memahami Prinsip kerja dari Timer mesin cuci tepatnya mesin cuci manual atau dua tabung ini, anda akan dapat memperbaiki berbagai gejala pada mesin cuci dua tabung khusunya kerusakan pada bagian kendali yaitu timer sendiri.

Timer sebagai pengendali?
Yah sebuah timer adalah pengendali dari mesin cuci
Sebuah timer dapat mengatur lama proses pencucian dilakukan.
Sebuah Timer dapat membolak balik putaran motor
Sebuah timer dapat menghentikan putaran motor

Lalu bagaimana cara kerja sebuah timer sehingga dapat mengatur kerja dari mesin cuci?
Anda tentunya sudah mengetahui sebelumnya, bahwa mesin pencuci dapat berputar kekiri dan kekanan, dalam bahasa inggrisnya Forward Reverse atau bolak balik. Untuk membolak balik putaran mesin cuci, Anda harus mengatur putaran motor agar dapat berputar bolak balik. Dan untuk mengatur putaran motor, anda harus mampu memahami rangkaian arus listrik yag memicu sebuah motor listrik itu dapat berputar bolak balik.
Lanjutkan membaca Cara Kerja Timer Mesin Cuci

Bagian-Bagian Mesin Cuci

Bagian-bagian mesin cuci berbeda-beda untuk tiap merek dan tipe. Namun, secara umum bagian-bagian mesin cuci dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu bagian utama dan bagian mekanik. Berikut ini penjelasan masing-masing bagian mesin cuci tersebut:

A. Bagian Utama
Bagian-bagian utama dari sebuah mesin cuci, antara lain sebagai berikut:

Kabin
Posisi kabin pada mesin cuci dua kabin (pencucian dan pengeringan) terpisah satu sama lain. Kabin pencucian merupakan tempat berlangsungnya proses pencucian dan pembilasan, sedangkan kabin pengeringan khusus digunakan untuk proses pengeringan. Kabin pencucian memiliki kapasitas terbatas, tergantung ukuran dan kapasitas maksimal mesin cuci. Di dalam kabin mesin cuci terdapat tabung (drum) yang terbuat dari bahan plastik atau logam yang dilapisi dengan cat email agar tidak mudah berkarat. Pada kabin juga terdapat pulsator yang berfungsi memutar cucian dan filter sebagai penyaring air. Tiap kabin mesin cuci dilengkapi dengan penutupnya. Perlu diperhatikan, jangan membuka-tutup penutup kabin ketika mesin sedang bekerja agar proses pencucian berjalan sempurna dan menghindarkan dari hal yang tidak diinginkan. Khusus pada kabin pengering, biasanya dilengkapi dengan dua buah penutup, yaitu penutup dalam dan penutup luar. Selama proses pengeringan, tutup bagian dalam harus terpasang agar pakaian tidak loncat keluar.

Kontrol Panel
Kontrol panel merupakan pusat kontrol mesin cuci yang terdiri dari beberapa tombol operasi. Kontrol panel setiap merek dan tipe mesin cuci berbeda, tetapi pada umumnya memiliki fungsi yang serupa. Terdapat dua jenis kontrol panel mesin cuci, yaitu analog dan digital. Untuk lebih memahami cara pengoperasian dan kegunaan tiap-tiap kontrol panel, sebaiknya Anda membaca manual book yang disertakan. Secara umum fungsi kontrol panel pada mesin cuci sebagai berikut:
– Tombol (power), berfungsi untuk menghidupkan (on) mesin cuci ketika akan digunakan atau mematikan (off) ketika selesai menggunakannya.
– Tombol (start), digunakan untuk memulai proses pencucian.
– Tombol pilihan mencuci (wash selector), bertungsi memilih proses pencucian. Pada tombol ini terdapat beberapa pilihan, seperti soft, normal, dan gentle. Program pilihan mencuci ini bertujuan menghasilkan cucian yang diharapkan dan tidak merusak pakaian. Tombol soft atau lembut digunakan ketika mencuci pakaian yang berbahan lembut, seperti wool atau silk agar tidak merusak pakaian. Tombol normal digunakan ketika mencuci pakaian berbahan tebal dan berat, seperti pakaian dari bahan linen, katun, dan jeans.
– Tombol waktu pencucian (wash timer), berfungsi mengatur lamanya proses pencucian. Anda bisa mengatur waktu pencucian yang tersedia pada panel. Dengan mengaktifkan tombol ini, mesin cuci akan bekerja secara otomatis sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, sehingga Anda pun bisa melakukan aktivitas lainnya.
– Tombol penggunaan air (water selector), berfungsi memilih penggunaan air ketika proses pencucian atau pembilasan. Secara otomatis, mesin cuci akan mengatur kebutuhan air untuk proses mencuci atau membilas. Untuk proses pencucian, pilih tombol (wash) atau memilih tombol (spin) untuk melakukan proses pembilasan.
– Tombol (cycle selector), merupakan tombol pilihan proses pengerjaan, apakah mencuci, membilas, atau mengeringkan. Pada saat melakukan proses pencucian atau pembilasan, pilih tombol (wash) atau (rinse) dan untuk mengeringkan, pilih tombol (drain).
– Tombol (spin dry selector), berfungsi mengatur lama pengeringan. Biasanya, pilihan waktu pengeringan mulai dari 1 menit sampai 15 menit. Pemilihan waktu pengeringan dapat disesuaikan dengan jumlah dan bahan pakaian yang akan dikeringkan. Untuk mesin cuci dua kabin, setelah proses pencucian dan pembilasan, seluruh pakaian dipindahkan ke kabin pengering. Jangan lupa menutup kabin pengering sebelum melakukan proses pengeringan
– Tombol (cycle selector), merupakan tombol pilihan proses pengerjaan, apakah mencuci, membilas, atau mengeringkan. Pada saat melakukan proses pencucian atau pembilasan, pilih tombol (wash) atau (rinse) dan untuk mengeringkan, pilih tombol (drain).
– Tombol (spin dry selector), berfungsi mengatur lama pengeringan. Biasanya, pilihan waktu pengeringan mulai dari 1 menit sampai 15 menit. Pemilihan waktu pengeringan dapat disesuaikan dengan jumlah dan bahan pakaian yang akan dikeringkan. Untuk mesin cuci dua kabin, setelah proses pencucian dan pembilasan, seluruh pakaian dipindahkan ke kabin pengering. Jangan lupa menutup kabin pengering sebelum melakukan proses pengeringan.

Lanjutkan membaca Bagian-Bagian Mesin Cuci

Cara Kerja Mesin Cuci Top Loading

Mengapa dinamakan sebagai mesin cuci top loading? Karena cara memasukkan pakaiannya dari atas. Namun cara bekerjanya adalah dengan memutar cucian, air beserta detergen ke kanan dan ke kiri dengan menggunakan baling-baling atau yang biasa disebut dengan pulsator yang letaknya di dasar tabung, sementara untuk dinding-dinding tabung tidak bergerak. Pada mesin cuci jenis tertentu, dinding tabung juga bergerak berlawanan dengan pulsator pada saat proses pencucian. Pada saat pengeringan, pulsator dan tabung mengunci dan berputar bersama-sama dengan kecepatan putaran yang tinggi sehingga air terpisah dari cucian.

Mesin cuci top loading ini, semua proses pencucian dilakukan sendiri oleh mesin cuci tanpa campur tangan kita, sehingga kita dapat melakukan pekerjaan lainnya. Hal ini dimungkinkan karena adanya modul control (pengendali) dan beberapa sensor, yaitu sensor ketinggian air, sensor pintu, inlet valve, drain valve, clutch dan motor. Nah, selanjutnya akan kita bahas sirkuit diagram spare part pendukung mesin cuci type ini.

circuitKalau kita lihat gambar di samping, terdapat elektronik controller yang berfungsi sebagai otak pengendali dari mesin cuci ini. Dihubungkan dengan safety sw yang berfungsi sebagai pengaman apabila pintu terbuka. Water level sensor berfungsi mendeteksi ketinggian air sesuai beban cucian. Motor traction (drain motor) berfungsi untuk membuka kran pembuangan sekaligus me-mindah posisi clutch dari posisi mencuci ke pengering atau sebaliknya. Inlet valve berfungsi untuk membuka dan menutup pemasukan air ke mesin cuci. Nah, dari sini sudah paham kan….? untuk lebih jelas lagi, ini saya muat gambar – gambar spare partnya.

* Electronic controller

img_20151222_164937_scaled-jpg
Dari modul controller ini semua proses pencucian dikendalikan. Mulai dari perintah mendeteksi jumlah cucian, jumlah air yang diperlukan, lamanya proses mencuci, jumlah pembilasan, serta proses pengeringan (spin). Juga mendeteksi adanya kesalahan seperti pintu yang terbuka ataupun air yang tidak masuk atau keluar.

* Inlet Valve

5933162_17d73c0e-4b9e-11e5-99e9-d44d87772fbaInlet valve berfungsi sebagai keran yang mengatur masuknya air. Inlet valve adalah selenoid yang menggerakkan kelep untuk menyumbat atau melewatkan air yang masuk ke mesin cuci. Tegangan operasinya biasanya 110V atau 220V.

* Drain Motor

mechanical_washing_machine_motor_drain_service-panggilan-mesin-cuci-tangerang-service-kulkas-panggilan-tangerang-service-ac-tangerang-panggilanBerfungsi untuk membuka keran pembuangan air sekaligus mengubah tuas clutch sehingga tabung pencucian mengunci dengan pulsator untuk proses pengeringan. Tegangan kerjanya 110V/220V.

* Pressure switch

pressure-swBerfungsi untuk mendeteksi ketinggian air melalui tekanan air yang masuk melalui pipa dan dikonversikan menjadi frekuensi dan dikirim modul controller. Tegangan kerjanya 12V

* Clutch

233133_0c2a3b34-4f89-11e4-8eff-70752523fab8Alat inilah yang membuat mesin cuci 1 tabung bisa berfungsi sebagi tabung pencuci atau pengering (spin).

Setelah kita memahami spare part mesin cuci, selanjutnya saya akan membahas cara kerja mesin cuci top loading, kelebihan dan kekurangan mesin cuci top loading. Berikut penjelasannya !!!

Cara kerja mesin cuci top loading
1. Masukkan pakaian ke dalam mesin cuci, pastikan pakaian tidak melebihi kapasitas maksimal mesin cuci.
2. Tuang deterjen dan softener, sesuai dengan kebutuhan jenis pakaian.
3. Nyalakan listrik atau sambungkan ke kontak listrik, lalu buka kran air.
4. Pilih program proses pencucian.
5. Lalu mulailah mencuci dengan menekan tombol start .
6. Setelah semua proses mencuci, pakaian bisa diambil untuk kemudian dijemur. Namun, tunggulah 2-3 menit untuk membuka tutup mesin cuci karena tidak bisa langsung dibuka.

Kelebihan Mesin Cuci Top Toading :
– Menghemat waktu dan tenaga karena semua proses dilakukan otomatis.
– Dari segi harga lebih murah dibanding mesin cuci Front Loading.
– Tabungnya dapat dimanfaatkan untuk merendam baju.

Kekurangan Mesin Cuci Top Loading :
– Tidak bisa menambah pakaian ketika mesin sudah mulai melakukan pencucian dikarenakan tutup mesin cuci tidak bisa dibuka.
– Putaran RPM yang dimiliki biasanya lebih kecil dibanding mesin cuci Front Loading.
– Tidak memiliki pengaturan untuk mencuci dengan air panas.
– Pakaian bisa berubah bentuk atau rusak karena putaran dalam tabung memusatkan pencucian dalam tabung, sehingga pakaian dengan bahan yang rentan bisa saja melar, atau kancingnya terlepas.

Demikian pembahasan kita mengenai cara kerja mesin cuci top loading yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat untuk anda. Bila mesin cuci anda mengalami masalah segera hubungi kami
CV. Anugerah Teknik Abadi
Jl. Wonorejo 3/120 Surabaya
Telp : 0315461679/081230032651/083830946375/085731878500
Pin  : D34D2FE0
WA   : 082234555258
Email: cvatasurabaya@gmail.com

Cara Memperbaiki Mesin Cuci Bocor

Kapasitas penggunaan air pada mesin cuci diatur oleh besarnya ukuran tabung pencucian dan pengeringan pada mesin cuci 2 tabung. Sedangkan pada mesin cuci 1 tabung front loading dan top loading, penggunaan air dapat lebih hemat karena penggunaannya tidak sebanyak pada mesin cuci 2 tabung. Mesin cuci yang memiliki pengaturan khusus untuk ukuran air bisa saja mengalami kendala sehingga terjadi kebocoran. Air yang bocor atau meluap terus menerus akan membuat hasil cucian tidak bersih dan boros air. Lalu bagaimana cara memperbaiki mesin cuci yang bocor? Adakah cara untuk memperbaikinya?

Cara memperbaiki mesin cuci yang bocor tidak sesulit yang dibayangkan. Anda dapat melakukannya seperti berikut :

1. Mengecek kerat sekat di bagian bukaan dan tabung mesin cuci
Jika anda pernah mengalami keadaan mesin cuci bocor dan airnya menetes pada saat digunakan, lakukan pengecekan kerat sekat mesin cuci. Kerat sekat ini berada dibagian bukaan atau pintu mesin dan tabung mesin cucinya. Biasanya hal ini terjadi karena sekat-sekatnya tipis/bolong sehingga air keluar terus. Anda bisa melakukan penggantian sekatnya dengan yang baru agar air tidak bocor lagi.

2. Mengecek pipa karet dibawah tabung
Tips selanjutnya cara memperbaiki mesin cuci yang rusak karena airnya bocor adalah mengecek pipa karet dibagian bawah tabung mesin cuci. Jika pipa karetnya bolong atau rusak, segera diganti dengan yang baru agar kebocoran airnya tidak terlalu lama.

3. Mengecek katup karet penyumbat
Cara memperbaiki mesin cuci yang bocor ini dapat dilakukan jika air cucian menyusut habis padahal proses pencucian pakaian belum selesai. Biasanya keadaan ini sering terjadi pada mesin cuci 2 tabung. Cobalah membuka tutup bagian belakang mesin cuci dan  cari tari laso yang disambungkan dengan knop wash drain. Putar ke kiri, angkatlah dan lepaskan dari bagian dalamnya maka akan terlihat katup karet penyumbat berwarna hitam. Jika katup karetnya tersumbat benda-benda kecil bersihkan saja, tapi jika katup karetnya sobek atau rusak gantilah dengan yang baru. Setelah itu, anda dapat memasang kembali soket atau katup karet ini dengan memutarnya searah jarum jam, tutup dengan kencang.

4. Melakukan pengecekan saluran pembuangan air
Tips berikut ini dapat dilakukan pada semua tips mesin cuci. Cara memperbaiki mesin cuci otomatis dan semi otomatis yang airnya bocor adalah melakukan pengecekan pada pembuangan air. Periksa saluran tersebut, jika bocor lakukan perbaikan atau ganti dengan yang baru. Namun jika saluran tersumbat akibat sisa-sisa kotoran cucian seperti serpihan batu, tanah dan benda-benda kecil lainnya anda dapat membersihkannya secara teratur.

Demikianlah penjelasan cara memperbaiki mesin cuci yang bocor semoga bermanfaat untuk anda. Bila anda masih mengalami kesusahan untuk memperbaikinya silahkan menghubungi teknisi mesin cuci yang sudah profesional. Selamat mencoba !!

Kerusakan Mesin Cuci 2 Tabung

Dikatakan mesin cuci dua tabung dikarenakan bagian pencuci dan pengering terpisah, baik baknya (tabung) atau pun motor dynamonya. Adapun macam-macam kerusakan mesin cuci 2 tabung dan penangannya akan saya bahas pada kesempatan kali ini.

* MATI TOTAL
Periksa kabel/steker listrik AC, fuse, timer-timer dan kabel yang ke timer atau yang ke dynamo. Sering kali kabel-kabel tersebut putus dikarenakan digigit tikus.

* NYETRUM
Periksa apakah ada kebocoran pada seal as bak pengering atau as gearbox pada pencuci. Umumnya masalah nyetrum pada mesin cuci dikarenakan dynamo yang ketetesan air dari seal yang bocor sehingga aliran listrik mengalir dari dynamo yang basah ke as bak pengering dan pencuci. Atau bisa juga dikarenakan pengguna yang ceroboh menumpahkan air yang cukup banyak pada panel timer mesin cuci.

Jika seal bocor segera lakukan penggantian karena jika di biarkan dapat dipastikan gulungan dynamo akan mudah short. Jika Seal atau gearbox yang bocor sudah diganti lalu dynamo dikeringkan tapi masih yetrum juga, berarti sudah terjadi contact body dari lilitan dynamo pada keren yang berkorosi/karat. Dapat diatasi dengan jalan memberikan arde atau ground ke bumi pada body dynamo dan mesin cuci atau menggulung ulang dynamo tersebut.
Saat mengganti seal, olesi seal dan as dengan grease/gemuk secukupnya.

* PUTARAN MESIN CUCI LEMAH
Cek vanbelt, jika longgar lakukan penyetelan dengan menggeser jarak dynamo atau lakukan penggantian jika masih longgar. Ganti vanbelt dengan tipe yang sama. Jangan menyetel vanbelt terlalu kencang karena akan cepat merusak gearbox dan as dynamo. Jika kesulitan mendapat vanbelt dengan no. yang sama, anda dapat mencoba mencari vanbelt ke toko onderdil mobil dengan membawa contoh vanbelt. Yang penting lingkaran dan ketebalannya sama.

Untuk mengecek apakah kekencangan vanbelt sudah cukup dapat dilakukan dengan jalan saat mati putaran kipas penggilas tidak terasa terlalu berat saat di putar dengan tangan. Lalu tes dengan menghidupkan mesin cuci. Tahan kipas penggilas dengan tangan sekuatnya saat pergantian arah putaran. Jika dynamo terdengar hanya berdengung berarti ok, tapi jika dynamo masih terdengar berputar.berarti vanbelt masih slip atau longgar.
=> puli atau kipas penggilas yang terbuat dari plastic aus dan los dari as gearbox. Ini ditandai dengan seringnya baut pengikat pada  kedua part tersebut kendor dengan sendirinya.
=> Jika semua ok. Cek kapasitas pada capasitor dynamo pencuci yang normalnya berkisar antara 10 – 16 uf/400VAC.

* MESIN CUCI TIDAK MAU BERPUTAR HANYA SUARA BERDENGUNG DARI DINAMO
– As macet, bersihkan as dan bos lalu lakukan pelumasan.
– Capasitor jebol
– Lilitan dynamo short atau putus pada bagian starter. Cek hubungan semua kabel dengan tester.
– Untuk mengatasi/mengecek dynamo yang short/putus dan cara menggulungnya dapat dilihat pada postingan sebelumnya.

* MESIN CUCI HANYA MAU BERPUTAR SATU ARAH ATAU TIDAK MAU MATI SENDIRI
Timer rusak atau salah satu kabel dari timer ke capasitor putus. Kerusakan pada timer bisa juga menyebabkan dynamo tidak mau muter sama sekali. Kalau begitu cek juga switch selector (jika ada) pada tombol Drain, Normal dan Gentle.

* AIR DI BAK BERKURANG SENDIRI/BOCOR
– Karet penutup pembuangan terganjal kotoran, bisa duit logam, peniti atau lainnya.
– Karet penutup pembuangan air sudah kaku/tidak elastis atau bisa juga sobek rompal.
– Per spiral penekan karet patah.

* AIR DI BAK TIDAK MAU DIBUANG
– Tali atau tuas penarik pada tombol drain patah/putus. Atau tombolnya sendiri pecah.
– Saluran pembuangan tersumbat kotoran atau uang logam yag menumpuk dan tidak bisa lolos kesaluran pembuangan.

* PENGERING (SPIN) TIDAK MAU MUTER DAN  DINAMO TIDAK ADA RESPON SAMA SEKALI
Sensor switch pada penutup bak pengering ndak nyambung, timer rusak atau kabel-kabel ada yang putus.

* PENGERING TIDAK MAU MUTER, HANYA SUARA DENGUNG DARI DINAMO
Selain sama penanganannya pada kasus pencuci, sering juga dikarenakan tali rem tromol yang ada pada dynamo atau tuasnya di penutup bak putus/patah. Bisa juga seling remnya macet berkarat.

* PENGERING PUTARANNYA LEMAH SAAT DIBERI BEBAN
Hampir pada semua motor penggerak yang menggunakan capasitor kasusnya adalah sama. Selain kapasitor yang berkurang kapasitasnya, Gulungan dynamo sudah short. Jika dipaksa untuk digunakan maka akan memperparah bagian yang short sampe terbakar atau putus.

* SAAT MENGERINGKAN PAKAIAN, BAK PENGERING BERPUTAR TIDAK STABIL
Selain karena tidak meratanya saat meletakkan pakaian di bak pengering, bisa juga dikarenakan per balancing pada kaki dynamo pengering patah, kendor skrupnya, Seal robek atau bos pada seal lepas dari karet seal. Segera atasi masalahnya karena dapat menyebabkan seal robek/tidak awet atau yang lebih extrim as bak pengering bengkok dan baknya pecah.

Bisa juga dikarenakan pakaian kecil yang terlempar keluar dari bak pengering karena tidak di beri penutup saat proses berlangsung, sehingga pakaian masuk ke bak bagian luar dan terlilit di as bak pengering. Kalua pakaiannya sudah terlilit sangat ketat dan banyak, dapat juga menyebabkan as macet.

CATATAN : Saat mencuci sebaiknya posisi selang pembuangan tidak dinaikkan. Agar jika terjadi kebocoran dapat segera diketahui. Dan juga apabila selang dinaikkan saat mencuci sementara terjadi kebocoran pada karet  tutup pembuangan, air akan mengenangi bagian pengering dan bisa saja terjadi rembesan yang akan menetes ke dynamo.

Demikianlah macam-macam kerusakan mesin cuci 2 tabung yang saya bahas kali ini. Semoga bermanfaat untuk anda, bila ada masalah selalu ada solusinya :).

Cara Memperbaiki Saluran Air Mesin Cuci

Mungkin anda semua bingung kan apa penyebab air di dalam mesin cuci tersumbat atau tidak bisa keluar ketika anda ingin membuangnya. Atau malah justru sebaliknya, mengapa air keluar terus sedangkan knop pemutarnya jelas-jelas berada di posisi off.

Penyebab dan solusi nya akan dijelaskan dibawah ini. Oh iya sebelumnya, artikel ini ditujukan untuk jenis mesin cuci model Twin Tube/2 tabung. Mesin Cuci Twin Tube/2 tabung adalah mesin cuci yang paling banyak dipakai, keunggulan dari mesin cuci ini adalah dari segi harga yang terjangkau dan cara pemakaiannya yang mudah sehingga siapa saja bisa menggunakannya, tinggal mengisi air sesuai kebutuhan pada tabung pencuci nya kemudian masukan pakaian, sabun dan putar timer nya sesuai kebutuhan, setelah proses mencuci selesai bilas dan peras dengan cara memindahkan cucian ke bagian pengering, memang sedikit ribet karena masih harus membilas dan memindahkan cucian ketika hendak dikeringkan.

Baiklah, tidak usah panjang lebar, ini dia penyebab mengapa air di dalam mesin cuci tersumbat atau tidak bisa keluar ketika anda ingin membuangnya airnya.

Penyebab air di dalam tempat cucian tidak bisa keluar disebabkan beberapa faktor antara lain:

1. Biasanya karena saringan kotoran yang ada di dalam mesin cuci sudah rusak atau belum pernah di buka sebelumnya. Saringan kotoran ini biasanya berada di dinding dalam sebelah kanan tempat untuk menaruh pakaian yang akan di cuci. Fungsi saringan ini adalah untuk menyaring kotoran-kotoran saat proses mencuci berlangsung. Jadi secara otomatis kotoran-kotoran kasar yang ada di pakaian akan tersaring dengan sendirinya lewat bantuan air dan masuk ke perangkap saringan tersebut. Namun banyak orang yang tidak mengetahui bagaimana cara membersihkan saringan tersebut, alhasil selalu dibiarkan saja tanpa dikuras isi kotoranya. Jika seperti itu akan menyebabkan kotoran saringan menumpuk berbulan-bulan dan menyebabkan kemampetan.

Solusi: Buka katup yang ada di ujung-ujung saringan tersebut, tarik dengan keras katup yang ada di kedua ujung saringan kotoran. Kemudian bersihkan dengan air. Jangan lupa ambil kotoran-kotoran yang menyumbat.

2. Biasanya karena roda pemutar yang ada di dalam mesin cuci tersendat koin.
Penyebab yang ke dua biasanya karena sisi-sisi yang ada di roda pemutar tersendat koin dan semacamnya. Koin-koin tipis yang sering tertinggal di saku biasanya akan mudah jatuh dan masuk di samping celah-celah roda pemutar. Alhasil ketika koin benar-benar masuk, maka akan menyumbat gerakan putar mesin cuci dan sering pula memyebabkan mampetnya air menuju ke tempat pembuangan.

Solusi: buka tengah-tengah roda pemutar menggunakan obeng. Congkel dengan kuat-kuat menggunakan obeng. Jika berhasil terbuka ambil semua benda-benda penyumbat dan bersihkan.

3. Biasanya per penutup dan pembuka saluran buangan air yang ada di belakang mesin cuci sudah kendor atau tidak elastis lagi. Penyebab yang ke dua biasanya karena sisi-sisi yang ada di roda pemutar tersendat koin dan semacamnya. Koin-koin tipis yang sering tertinggal di saku biasanya akan mudah jatuh dan masuk di samping celah-celah roda pemutar. Alhasil ketika koin benar-benar masuk, maka akan menyumbat gerakan putar mesin cuci dan sering pula memyebabkan mampetnya air menuju ke tempat pembuangan.

Solusi: buka tengah-tengah roda pemutar menggunakan obeng. Congkel dengan kuat-kuat menggunakan obeng. Jika berhasil terbuka ambil semua benda-benda penyumbat dan bersihkan.

4. Biasanya per penutup dan pembuka saluran buangan air yang ada di belakang mesin cuci sudah kendor atau tidak elastis lagi.

Demikian penyebab dan cara memperbaiki saluran air mesin cuci yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat untuk anda

Merubah Manual Mesin Cuci Otomatis

Assalamualaikum wr. wb para pembaca domain servicemesincucisidoarjo.com terima kasih atas kunjungan anda. Kali ini servicemesincucisidoarjo.com akan membahas cara merubah manual mesin cuci otomatis, menarik bukan pembahasan kita kali ini. Oke tanpa panjang lebar saya akan membahasnya. Sebelumnya kita pernah membahas mengenai penyebab kerusakan mesin cuci otomatis.

service-mesin-cuci-sidoarjo

Kerusakan panel control (modul) sering terjadi pada mesin cuci otomatis dan jika ingin mengganti dengan modul yang baru maka kita harus mengeluarkan biaya yang tidak bersahabat karena modul yang baru memang cukup mahal, dan untuk memperbaikinya pun tidaklah mudah diperlukan keahlian khusus dan berpengalaman dibidangnya. Nah bagaimana mengatasinya agar mesin cuci dapat berfungsi kembali dan tentunya dengan biaya yang terjangkau, maka kita harus merubah sistem otomatis mesin cuci tersebut kesistem manual seperti pada mesin cuci dua tabung. Diagram diatas adalah rangkaian kelistrikan untuk merubah sistem otomatis menjadi sistem manual, berikut saya akan menerangkan bagaimana cara kerja rangakain tersebut dan bahan-bahan apa saja yang perlu dipersiapkan.

BAHAN
1- Timer wash 6kabel dan knop nya
2- Saklar toklek type on/off/on 6kaki
3- Saklar on/off 2kaki
4- 2buah baut untuk memasang kedudukan timer

service-mesin-cuci-sidoarjo-2
CARA KERJA RANGKAIAN
Timer wash 6 kabel tediri dari 2 buah kabel arus utama (tidak masalah jika terbalik dalam pemasangan) pada gambar warna hitam dan abu-abu, 2 buah kabel mode normal dan strong (biasanya kedua kabel lebih pendek, dipakai salah satu saja) pada gambar warna coklat dan hijau dan 2 buah kabel konektor putaran kanan dan kiri (biasanya kedua kabel lebih panjang) pada gambar saya beri warna merah dan biru.
Pada mesin cuci otomatis terdapat 4 buah kabel yang terhubung dengan dinamo dan drain motor, kabel tersebut terdiri dari 1 buah kabel common/utama, 2 buah kabel arah putaran kanan kiri dinamo, dan 1 buah kabel drain motor. Saklar toklek type on/off/on 6 kaki berfungsi sebagai pergantian proses wash dan proses drain atau pembuangan air sedangkan saklar on/off 2 kaki berfungsi sebagai saklar spin atau proses pengeringan, saklar on/off 2 kaki bisa diganti dengan water level manual type NC (normaly close) sehingga apabila air sudah terkuras habis maka proses spin dapat berjalan secara otomatis.
Pada saat proses wash putar timer searah jarum jam secara penuh, pada proses ini timer berkerja kurang lebih selama 15 menit setelah selesai arahkan saklar on/off/on 6 kaki pada proses drain, putar timer sedikit saja kira-kira agar prosesnya berjalan selama 5 menit tunggu setelah air terkuras habis kurang lebih selama 1-2 menit setelah air terkuras habis pencet saklar on/off 2 kaki pada posisi on, maka proses pengeringan pun akan terjadi dan terhenti ketika timer off, pada umumnya saat proses pengeringan tabung berputar kekanan, pada merk tertentu ada juga yg berputar kekiri, jika pemasangan kabel putaran kanan dan kiri dari dinamo terbalik maka pada saat proses spin tabung tidak akan berputar dan hanya pulsatornya saja yang akan berputar.

Itulah sedikit informasi mengenai merubah manual mesin cuci otomatis yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat. Bila anda membutuhkan jasa service mesin cuci panggilan silahkan menghubungi kami

Cara Menggunakan Mesin Cuci Front Loading

Mesin cuci dibagi menjadi 2 yaitu mesin cuci top loading dan mesin cuci front loading. Mesin cuci memang sekarang menjadi suatu kebutuhan pokok khususnya untuk kalangan rumah tangga. Bahkan mesin cuci bisa digunakan juga untuk bisnis khususnya bisnis laundry. Kali ini saya akan membahas mengenai mesin cuci front loading. Mesin cuci jenis ini banyak digunakan untuk untuk kalangan usaha/bisnis laundry. Bila anda ingin menggunakan mesin cuci jenis ini, saya akan memberikan ulasan cara menggunakan mesin cuci front loading.

1. Sebelum menempatkan mesin cuci, pilih tempat yang dekat sumber air, sumber listrik, tidak lembab dan mempunyai permukaan yang rata.

2. Lepaskan semua packing/kardus. Lepaskan ketempat baut pengaman tabung agar saat dipakai nanti mesin cuci tidak bergetar keras.

3. Atur posisi dudukan, perbaiki apabila kurang stabil dengan cara mengatur kaki penyangga unit. Pastikan mesin berdiri dengan stabil tidak bergoyang goyang.

4. Pasang selang inlet pada keran dan pastikan tekanan air dari keran mempunyai tekanan yang cukup keras (dari pompa air atau tandon air atas). Ujung yang lain (yang ada bengkokan) dipasang ke mesin cuci.

5. Jika koneksi keran menggunakan kuncian baut, maka lepas adapter dari selang, lalu kendorkan kuncian, masukkan ujung adapter ke keran, lalu kencangkan 4 baut kuncian dengan urutan bersilangan, kencangkan baut adapter dan pasang selang air. Buka keran, dan pastikan tidak ada kebocoran pada koneksi selang suplai air.

6. Saluran pembuangan air utuk mesin cuci front loading di lengkapi dengan pompa listrik berukuran kecil ±34 watt (drain pump). Ujung selang dari pompa drain harus mengarah ke atas terlebih dahulu, lain halnya dengan mesin cuci type twin tub atau top loading yg harus benar – benar lancar mengarah ke bawah (gravitasi). Jika ujung selang drain di letakan ke wastafel, maka tinggi maksimal wastafel adalah 1m, jika lebih dari 1m maka kemungkinan drain pump tidak dapat mendorong air keluar, atau mungkin komponen drain pump akan lebih cepat bermasalah.

* Sekarang kita lanjut ke pembahasan sumber listriknya

1. Untuk keamanan pribadi, mesin cuci ini harus di tanahkan. Mesin cuci ini di lengkapi dengan kabel listrik daya ‘A’ yang memiliki steker ground ‘B’.
2. Untuk mengurangi kemungkinan sengatan listrik, kabel harus di masukkan ke dalam Stop kontak dinding yang memiliki ground ‘C’ Jika stop kontak tersebut tidak tersedia, maka tanggung jawab dan kewajiban secara pribadi dari pelanggan untuk memiliki stop kontak dinding yang di ground kan secara benar, dan dapat di pasangkan oleh orang yang mengerti kelistrikan.
3. Sumber listrik utk unit mesin cuci sebaiknya tidak menjadi satu/di satukan dengan alat listrik lainnya.
4. Hindari pengunaan stop kontak dengan sambungan kabel / extension

* Berikutnya penjelasan mengenai berapa banyak beban pencucian
1. Garis setinggi ¾ bagian pada pintu kaca unit mesin cuci front loading, adalah batas maksimal beban cucian kain kering pada setiap proses pencucian.  Pengisian beban di atas garis pembatas tidak dianjurkan

2. Pastikan benda asing seperti koin, peniti, jarum dll tidak ikut masuk ke mesin cuci bersama pakaian. Masukkan pakain berukuran kecil ke dalam keranjang kain, agar pakaian tidak tercecer atau kemungkinan terselip ke dalam tabung.

* Cara Penggunaan detergent dan softener
Masukan detergent. Saya menganjurkan untuk menggunakan detergent khusus mesin cuci /detergent matic untuk hasil pencucian maksimal. Pilih jenis softener yg tidak terlalu kental, atau campurkan softener dengan sedikit air, agar lebih encer.

* Fungsi –fungsi pada bagian display

panel2
Terdapat 4 pilihan paket pencucian berdasarkan jenis kain yg dapat di pilih dgn memutar switch selector, yaitu :
a) COTTON utk kain katun. Terdapat pilihan pencucian dengan air dingin (cold) dan air yg dipanaskan 40°c,60°c,90°c.
b) SYNTHETIC utk pakain dari bahan sintetis. Terdapat pilihan pencucian dengan air dingin (cold) dan air yg dipanaskan 40°c,60°c.
c) DELICATE utk pakaian dari bahan kain berserat seperti kain sutera. Terdapat pilihan pencucian dengan air yg dipanaskan sampai 30°c.
d) WOOL utk pakain dengan bahan kain wool. Terdapat pilihan pencucian dengan air dingin (cold) dan air yg dipanaskan 40°c.
e) QUICK WASH, Pencucian cepat selama 33 menit (cuci-bilas-peras) dengan temperatur air 30°c.
f) Manual Wash, Proses wash saja tanpa pemanasan air dan pembuangan air
g) Manual Rinse, Proses Rinse saja (2x pembilasan) tanpa pemanasan air
h) Manual Drain, Proses pembuangan air saja
i) Manual Spin, Proses pemerasan saja dan pembuangan air. Setiap paket program pencucian (berdasarkan jenis kain) akan menjalankan proses pencucian,lalu pembilasan dan pemerasan.

* Fungsi-fungsi Tombol di panel
1. Rotary switch untuk Menyalakan dan mematikan unit mesin cuci.

a) Jika rotary switch berada pada posisi “STOP”, berarti unit mesin cuci dalam keadaan  mati (OFF)
b) Putar rotary switch ke posisi program pencucian yg di kehendaki untuk   memilih program pencucian dan menyalakan (ON) unit mesin cuci.

2. Tombol SPEED, Berfungsi utk mengatur kecepatan putaran drum pada saat proses pemerasan, bisa di atur sesuai kehendak pemakai terdiri dari 500,700,1000 Rpm dan atau No Spin yaitu tidak terjadi proses spin pada akhir pencucian (0 Rpm).Secara umum standar RPM sebetulnya sudah di Setting dari pabrik utk masing2 jenis kain, seperti satu contoh, yaitu pada program pencucian kain wool tidak dapat menggunakan 1000Rpm.

3. Tombol Function 2, BABY CARE, yaitu fungsi tambahan yg berfungsi menjaga kelembutan kain seperti contoh pada pakaian bayi. LESS IRON, yaitu fungsi tambahan yg berfungsi agar pakaian tidak terlalu kusut/kaku,    pada proses pembilasan terakhir tidak terjadi pembuangan air dan pemerasan.

4. Tombol Function 1, ECOWASH, adalah fungsi tambahan kedua yg berfungsi menghemat ±20% pemakaian air dan  listrik, sehingga proses pencucian pun menjadi lebih cepat. INTENSIVE, berfungsi utk mencuci pakaian yg di anggap lebih kotor atau pencucian nya  harus lebih lama seperti contoh pada pencucian kain jeans.

5. Tombol Prewash, Berfungsi utk menambahkan pencucian pendahuluan, jadi sebelum masuk ke proses pencucian utama, sebelum nya terdapat pencucian tambahan, jika fungsi prewash di aktifkan, maka detergent di wadah prewash harus di isi.

6. Tombol Start/Pause utk Memulai operasi fungsi pencucian unit mesin cuci.     Setelah program selesai di setting, untuk memulai proses pencucian pada mesin cuci, cukup dengan menekan tombol start/pause satu kali, dan unit akan mulai berfungsi di awali dengan pembuangan air terlebih dahulu utk menguras bagian tabung, pencegahan masih terjadi sisa air pencucian. Seelah selesai pengurasan, baru lah terjadi pengisian air melewati katup air otomatis masuk ke wadah detergent.

7. Lampu Led indikator berfungsi sebagai informasi, mengenai proses pencucian yg sedang berlangsung, Led yg berkedip adalah proses pencucian yg sedang berjalan.

* Cara mencuci untuk pertama kali menggunakan mesin cuci front loading
1. Setiap unit mesin cuci baru, sebaiknya tidak langsung digunakan untuk mencuci pakaian, karena dikawatirkan terdapat debu-debu dari sisa kegiatan produksi yg dapat mengakibatkan noda pada pakaian.
2. Hubungkan power chord ke stop kontak listrik, sebaiknya sumber listrik untuk mesin cuci tidak menjadi satu dengan alat listrik lainnya.
3. Masukan detergent (type matic) secukupnya, kedalam tempat detergent dan Pastikan pintu sudah dalam kondisi menutup.
4. Test fungsi pengisian air – Putaran pencucian – pembuangan air – putaran spin.
5. Posisikan switch selector ke posisi “Wash” atau “Rinse”, dan lalu tekan tombol “Start/Pause”.
6. Setelah air mencukupi, pastikan motor berputar utk menggerakkan drum mesin cuci.
7. Biarkan unit beroperasi selama ±5 s/d 10 menit, lalu tekan tombol “Start/Pause” dan pindahkan switch selector ke posisi “Spin” lalu tekan “Start/Pause”.
8. Pastikan unit dapat melakukan pembuangan air / drain.
9. Pada saat proses “Spin”, pastikan unit tidak menimbulkan vibrasi dan atau noise yg berlebihan akibat dari penempatan atau kedudukan unit.
10. Setelah selesai, cabut sumber listrik dan matikan sumber air.

Demikian cara menggunakan mesin cuci front loading semoga bermanfaat. Bila anda mencari jasa service mesin cuci segera hubungi kami